0 2888. Daftar kode diagnosis penyakit otomikosis. Salam hangat para pejuang koder ICD X. Seperti biasa pada label ini kami akan berbagi kode, dimana kali ini adalah kode ICD 10 otomikosis atau infeksi jamur pada telinga. Mudah-mudahan membantu pekerjaan Anda. KKPMTIII 10 ICD-10 CHAPTER XII DISEASES OF THE SKIN and SUBCUTANEOUS TISSUE (L 00 -L 99) (PENYAKIT KULIT dan JARINGAN BAWAH KULIT) Disusun oleh dr. Mayang Anggraini Naga (Revisi 2016) 1. KOMPETENSI Mampu Menentukan kode Penyakit Kulit dan Jaringan di Bawah Kulit Dengan benar dan tepat Sesuai kondisi yang disandang pasien 2. Myositis(kode pada ICD 10 - M63 0) - kerusakan jaringan otot. Lesi gabungan mikroflora jaringan lunak berlaku, membentang jauh melampaui fokus utama (infeksi "merayap"). Perubahan relatif kecil pada kulit tidak mencerminkan luas dan luasnya infeksi oleh proses infeksi jaringan lunak. Gejala klinis - edema kulit, hipertermia (38-39 ° C SaveSave Icd 10 Kulit For Later. 100% 100% found this document useful, Mark this document as useful. 0% 0% found this document not useful, Mark this document as not useful. Embed. Share. Kode Icd 10 Gigi&Mulut. AgustinusSimanjuntak. ICD 9 10 THT. listianiayu. Kode ICD 9. rofiq_arthana. 9. Development Geography and Spatial Inequality Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Skip to content Beranda / Penyakit A-Z / Tinea Corporis Kurap Badan Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll Tinea Corporis Kurap Badan Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll Tinea corporis adalah istilah medis untuk kurap badan. Ketahui apa itu tinea corporis, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya dalam informasi kesehatan Itu Tinea Corporis? Tinea corporis adalah kurap badan akibat infeksi jamur dengan gejala berupa ruam kurap kecil berbentuk cincin atau lingkaran kecil yang gatal. Kurap badan dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, termasuk kulit kepala, telapak tangan atau kaki, dan selangkangan. Kode ICD 10 tinea corporis adalah klasifikasi medis yang terdaftar oleh World Health Organization WHO. ICD-10 adalah adalah buku International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems edisi revisi ke-10 atau Klasifikasi Internasional Penyakit revisi ke-10 KIP/10, yaitu pengkodean semua jenis gejala dan penyakit. Gejala Tinea Corporis Anda dapat melihat gejalanya di kulit dengan jelas, termasuk Ruam melingkar dengan ujung yang agak mengelupas. Keadaan kulit yang terinfeksi tidak sehat. Terasa gatal. Kulit bersisik dan terkelupas. Luka lecet. Mungkin ada sedikit benjolan merah. Bernanah bila sudah semakin parah. Ruam berbentuk cincin yang menyatu atau bertumpuk. Gejala bisa terjadi di bagian tubuh lain, termasuk Punggung Telapak tangan Telapak kaki Lengan Bokong Selangkangan Seseorang bisa mengalami gejala ini sekitar 4 hingga 10 hari setelah kontak dengan jamur penyebab infeksi kurap. Gejala bisa menyebar dan membuat ketidaknyamanan. Kapan Harus ke Dokter? Umumnya, gejala kurap badan tidak parah dan dapat diobati dengan obat antijamur yang dijual bebas. Silakan hubungi dokter bila gejala kurap semakin parah dalam dua minggu setelah perawatan dengan obat biasa. Anda mungkin butuh obat antijamur resep dokter. Penyebab Tinea Corporis Penyebab tinea corporis adalah jamur dan parasit umum yang hidup di sel-sel lapisan kulit terluar. Penularan parasit tersebut terjadi dengan berbagai cara, termasuk Penularan dari manusia ke manusia. Kontak langsung dari kulit ke kulit orang yang terinfeksi kurap badan. Kontak objek. Parasit mungkin menyebar melalui benda dari orang yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, sprei, bantal, topi, selimut, helm, atau sisir yang digunakan bersama. Penularan dari hewan ke manusia. Penularan kurap dari parasit pada hewan seperti anjing, kucing, atau sapi. Berikut ini beberapa spesies atau jenis parasit yang menyebabkan tinea corporis . Trichophyton tonsurans kontak kulit ke kulit. Microsporum canis parasit dari hewan seperti kucing dan anjing ke manusia. Trichophyton verrucosum parasit dari sapi. Jamur dermatofita dari genera Trichophyton dan Microsporum. Trichophyton equinum parasit dari kuda. Trichophyton erinacei parasit dari landak. Spesies antropofilik T. rubrum. Parasit tersebut akan berkembang di lingkungan yang lembap dan hangat. Masa inkubasi adalah 1–3 minggu dan menginfeksi kulit. Faktor Risiko Tinea Corporis Berikut ini beberapa golongan orang yang rentan mengalami kurap badan Pernah menderita kurap sebelumnya. Penularan kurap dari anggota keluarga lain. Anak kecil yang sering bermain dan belum sadar kebersihan diri. Menggunakan kamar mandi, ruang ganti, alat tidur, atau pakaian bersamaan. Hidup di ruangan yang lembap, kotor, dan panas. Melakukan olahraga dengan kontak kulit ke kulit secara langsung. Menggunakan pakaian ketat. Keringat berlebihan. Memiliki daya tahan tubuh lemah. Melakukan kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi. Diagnosis Tinea Corporis Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan diagnosis hanya dengan melihat keadaan kulit yang terinfeksi. Ruam kulit yang khas akan memudahkan dokter menegakkan diagnosis Tinea Corporis, yaitu ruam kulit berupa bulat kemerahan dengan batas tegas. Dokter mungkin menggunakan kulit yang terkelupas untuk sampel dan pemeriksaan lebih lanjut. Cara Mengatasi Tinea Corporis Kurap badan sangat menular, namun tidak berbahaya. Obat antifungal bebas atau over-the-counter OTC bisa mengobati gejala kurap. Obat antifungal biasanya tersedia dalam bentuk topikal yaitu bubuk, krim, atau salep. Gunakan obat antifungi yang mengandung Clotrimazole Miconazole Terbinafine Tolnaftate Apabila obat OTC antifungal tidak berfungsi, silakan hubungi dokter. Dokter mungkin memberi resep obat antifungal dengan kandungan dan dosis yang lebih tinggi. Komplikasi Tinea Corporis Kurap badan adalah masalah kulit ringan yang jarang menyebabkan komplikasi serius. Orang dengan jenis kulit sensitif mungkin akan mengalami gejala iritasi kulit yang lebih parah atau komplikasi infeksi jamur dan infeksi bakteri kulit di waktu yang sama. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, infeksi kurap mungkin menyebar hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam, misalnya pada orang dengan sistem imun lemah atau pasien HIV/AIDS. Cara Mencegah Tinea Corporis Hindari penularan kurap dengan beberapa cara, termasuk Bila memiliki hewan peliharaan, mohon rawat dengan baik dan pastikan hewan sehat sehingga tidak menyebarkan infeksi apa pun ke manusia. Jangan berbagi barang-barang pribadi, termasuk baju, topi, sisir, selimut, dll. Anda harus mencucinya dengan bersih setelah digunakan orang lain. Keringkan kulit dengan benar setelah mandi. Gunakan pakaian berbahan katun atau bahan yang adem agar tidak memerangkap keringat dan bakteri. Bila Anda terinfeksi kurap, jalani pola hidup sehat dan bersih serta batasi diri agar tidak menular ke orang lain. Jangan menggaruk area kulit yang terinfeksi. Mandi, bersihkan area lipatan tubuh, dan ganti pakaian bersih secara rutin. Itulah pembahasan tentang apa itu tinea corporis. Tinea corporis adalah kurap badan yang sangat menular namun tidak berbahaya. Gejala kurap menimbulkan penampilan kulit yang kurang menyenangkan dan Anda bisa mengatasinya dengan krim antijamur biasa. AAPC. 2020. ICD-10-CM Code for Tinea corporis. Diakses pada 10 Februari 2021. Cafasso, Jacquelyn. 2019. Ringworm of the Body Tinea Corporis. Diakses pada 10 Februari 2021. Mayo Clinic. 2019. Ringworm body. Diakses pada 10 Februari 2021. DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi KKPMT IV SESI 3 dan 4 ICD-10 CHAPTER XII Disusun oleh dr. Mayang Anggraini Naga RM-MIK – U-EU - Jakarta Revisi 2015 1 KOMPETENSI Mampu Menentukan kode Diseases of Skin & Subcutaneous tissue Penyakit Kulit dan Jaringan di Bawah Kulit Dengan benar dan tepat Sesuai nkondisin yang disandang pasien 2 KEKHUSUSAN BAB XII Diseases of the skin and subcutaneous tissue L 00 -L 99 Perhatikan Excl. yang ada di bawah judul BAB ini [531] BAB ini terbagi dalam blok L 00 – L 08 Infeksi kulit dan jaringan subcutaneous L 10 – L 14 Bullous disorders L 20 – L 30 Dermatitis dan eczema L 40 – L 45 Papulosquamous disorders L 50 – L 54 Urticaria & erythema L 55 – L 59 Radiation-related disord. of the skin. . . L 60 – L 75 Disord. of skin appendages L 80 – L 99 Other disord. of the skin & subcut. tissue 3 Lanjutan Ada enam 6 kategori bertanda * L 14* Gangguan Bullous pd penyakit di bagian lain L 45* Gangguan Papulosquamous pd peny. di bag. lain L 54* Erythema pada penyakit di bagian lain L 62* Gangguan Kuku pada penyakit di bagian lain L 86* Keratoderma pada penyakit di bagian lain L 99* Gangguan lain pada penyakit di bagian lain Bila kode tersebut di atas akan diterapkan harus cari partner kode yang bertanda dagger 4 Bab XII dibagi dalam Block Blok L 00 -L 08 Infections of the skin and subcutaneous tissue Infeksi kulit dan jaringan di bawah kulit Ada keterangan di [532] Use additional code B 95 -97, bila dikehendaki, untuk mengidentifikasi agen infeksinya. Cari di antara nomor code B 95 -B 97 untuk menjelaskan nama kuman penyebab infeksi terkait sebagai code tambahan Perhatikan keterangan Note di [161] berkaitan dengan aturan pemanfaatan nomor code B 95 -B 97 5 Lanjutan Contoh Carbuncle di muka karena infeksi streptokokal A L 02. 0 B 95. 0 Paronychia akibat infeksi staphylokokal L 03. 0 B 95. 8 Cellulitis organs genital eksternus pada wanita N 76. 4 pria N 48. 2 atau N 49. N 76 ada Use additional. . . B 95 -B 98 Beda dengan Lymphadenitis akut pada muka akibat TB A 18. 4 6 Lanjutan • L 00. X Staphylococcal scalded skin syndrome Incl. . . Excl. . . . • L 01 Impetigo Excl. . . . L 01. 0 Impetigo [any organism] [any site] L 01. 1 Impetiginizatiion of other dermatoses • L 02 Cutaneous abscess, furuncle & carbuncle Incl. . . Excl. . . . L 02. 0, L 02. 2 dan L 02. 3 ada Excl. . . . L 02. 1; L 02. 4 dan L 02. 8; L 02. 9 7 Lanjutan • L 03 Cellulitis Incl. . . . Excl. . . . L 03. 0; L 03. 1; L 03. 2 dan L 03. 8; L 03. 9. Pada L 03. 3 ada Excl. . . . • L 04 Acute lymphadenitis Incl. . . . Excl. . . . L 04. 0; L 04. 1; L 04. 2; L 04. 3 dan L 04. 8; L 04. 9. • L 05 Pilonidal cyst Incl. . . . L 05. 0 dan L 05. 9. 8 Lanjutan • L 08 Other local infections of skin & subcut. . L 08. 0 Pyoderma Dermatitis - purulent - septic - suppurative Excl. . . . L 08. 1 Erythrasma, dan L 08. 8; L 08. 9 9 L 10 - L 14 * Bullous disorders Gangguan dengan UKK berbentuk bullous = pelepuh bulat besar bercairan [536 -537] Excl. . . L 10 Pemphigus Excl. . . . L 10. 0; L 10. 1; L 10. 2; L 10. 3; L 10. 4 ; L 10. 8; L 10. 9 L 10. 5 Drug-induced pemphigus Use additional ext. cause code. . . L 11 Other acantholytic disorders L 11. 0 ada Excl. . . . L 11. 1; L 11. 8; L 11. 9 10 Contoh L 10. 5 Drug-induced pemphigus Ada perintah Use additional external cause code Chapter XX, bila dikehendaki untuk identifikasi obat/zat penyebabnya. Bisa dicari di Bab XX, atau menelusuri langsung di Seksi III Indeks Alfabetik ICD-10 Vol. 3 bila nama generik/kimianya diketahui. Pemphigus akibat alergi penicilline dalam periode terapi rheumatik jantung 802 Penicillin any L 10. 5 T 36. 0 Y 40. 0 11 Lanjutan-1 • L 12 Pemphigoid Excl. . . . L 12. 0; L 12. 1; L 12. 2; L 12. 8; L 12. 9 L 12. 3 ada Excl. . . . • L 13 Other bullous disorders L 13. 0; L 13. 1; L 13. 8; L 13. 9 • L 14*. X Bullous disorders in diseases classified elsewhere. 12 Dermatitis and eczema L 20 -L 30 Dermatitis dan eksim Perhatikan Note yang ada di bawah judul Blok ini [ 537 -542] yang menjelaskan bahwa istilah dermatitis dan eksim digunakan secara sinonymous dan berganti-gantian. Contoh Eksim infantile akut L 20. 8 Neurodermatitis diffuse L 20. 8 Dermatitis karena alergi salep anti-jamur L 23. 3 T 49. 0 X 44. - , bila kejadian di rumah X 44. 0 Eksim akibat iritasi detergents Eksim pada telinga luar L 24. 0 H 60. 5 13 Lanjutan • L 20 Atopic dermatitis Excl. . . . L 20. 0 dan L 20. 8; L 20. 9. • L 21 Seborrhoeic dermatitis Excl. . . . L 21. 0; L 21. 1 dan L 21. 8; L 21. 9. • L 22. X Diaper [napkin] dermatitis Incl. . . . • L 23 Allergic contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 23. 0; L 23. 1; L 23. 2; L 23. 4; L 23. 5; L 23. 7 dan L 23. 8; L 23. 9. Pada L 23. 3 dan L 23. 6 ada Excl. . . . 14 Lanjutan • L 24 Irritant contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 24. 0; L 24. 1; L 24. 2; L 24. 3; L 24. 5; L 24. 7; dan L 24. 8; L 24. 9. Pada L 24. 4 dan L 24. 6 ada Excl. . . . • L 25 Unspecified contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 25. 0; L 25. 2; L 52. 3; L 25. 5 dan L 25. 8; L 52. 9. Pada L 25. 1 ada Use additional external. . Pada L 25. 1 dan L 25. 4, L 52. 3 ada Excl. . . . • L 26. X Exfoliative dermatitis Incl. . . . Excl. . . . 15 Lanjutan • L 27 Dermatitis due to subst. taken intern. . . Excl. . . . Pada L 27. 0, L 27. 1 ada Use additional. . . Pada L 27. 2 ada Excl. . . . L 27. 8; L 27. 9. • L 28 Lichen simplex chronicus & prurigo L 28. 0; L 28. 1 dan L 28. 2. • L 29 Pruritis Excl. . . . L 29. 0; L 29. 1; L 29. 2; L 29. 3 dan L 29. 8; L 29. 9. • L 30 Other dermatitis Excl. . . . L 30. 0; L 30. 1; L 30. 2; L 30. 3; L 30. 4; L 30. 5 dan L 30. 8; L 30. 9. 16 L 40 -L 45 Papulosquamous disorders Gangguan dengan papulosquamous [ 542 -543] L 40 Psoriasis L 40. 0; L 40. 1; L 40. 2; L 40. 3; L 40. 4; L 40. 8; L 40. 9 L 40. 5 Arthropathic psoriasis M 07. 0 - M 07. 3*, M 09. 0* L 41 Para psoriasis Excl. . . . L 41. 0; L 41. 1; L 41. 2; L 41. 3; L 41. 4; L 41. 5 dan L 41. 8; L 41. 9 L 42 Pityriasis rosea 17 Lanjutan L 43 Lichen planus Excl. . . . L 43. 0; L 43. 1; L 43. 3; L 43. 8; L 43. 9 L 43. 2 Lichenoid drug reaction Use additional external cause code …. L 44 Other papulosquamoue disorders L 44. 0; L 44. 1; L 44. 2; L 44. 3; L 44. 4; L 44. 8; L 44. 9 L 45* Papulosquamous dis. in diseases classified elsewhere 18 L 50 -L 54 Urticaria and erythema [544 -545] Excl. Lyme disease A 69. 2 rosacea L 71. - L 50 Urticaria Excl. …. L 50. 0; L 50. 1; L 50. 2; L 50. 3; L 50. 4; L 50. 5; L 50. 6 dan L 50. 8; L 50. 9 L 53. 0 Toxic erythema Use additional …. L 51 Erythema multiforme L 51. 0; L 51. 1; L 51. 2 dan L 51. 8; L 51. 9 19 Lanjutan L 52 L 53 Erythema nodusum Other erythematous conditions Excl. . . . L 53. 0 Toxic erythema Excl. . . L 53. 1; L 53. 2; L 53. 3 dan L 53. 8; L 53. 9 L 54* Erythema in diseases classified elsew. L 54. 0* dan L 54. 8* 20 L 55 - L 59 Radiation-related disorders of the skin and subcutaneous tissue [545 -546] Gangguan kulit dan jaringan di bawah kulit terkait radiasi L 55 Sunburn dirinci sesuai derajat sunburnnya. L 56 Other acute skin changes due to ultraviolet radiation dirinci apa gangguan akibat phototoxic atau photo allergic response, atau photocontact atau polymorphous light eruption, atau perubahan kulit akibat UV. 21 Lanjutan-1 L 56. 0 L 56. 1 L 56. 2; L 56. 3; L 56. 4 dan L 56. 8; L 56. 9 L 57 Skin changes due to chronic exposure to nonionizing radiation L 57. 0; L 57. 1; L 57. 2; L 57. 3; L 57. 4; L 57. 5 dan L 57. 8; L 57. 9 L 58 Radiodermatitis L 58. 0 acute; L 58. 1 Chronic; L 58. 9 unspecified 22 Lanjutah-2 L 59 Other disorders of skin and subcutaneous tissue related to radiation. L 59. 0 Erythema ab igne [dermatitis ab igne] L 59. 8 Other specified disorders of skin and subcutaneous tissue related to radiation L 59. 9 Disorder of skin and subcutaneous tissue related to radiation, unspecified. 23 L 60 - L 75 Disorders of skin appendages [547 -550] Excl. congenital malforamation of integument Q 84. - L 60 Nail disorders gangguan kuku Excl. . . . L 60. 0; L 60. 1; L 60. 2; L 60. 3; L 60. 4; L 60. 5 dan L 60. 8; L 60. 9 L 62* Nail disorders in diseases classified elsewhere gangguan kuku akibat penyakit yang terklasifikasi di bagian lain nomor Code harus pakai tanda L 62. 0* dan L 62. 8* 24 Lanjutan-1 L 63 L 64 L 65 L 66 L 67 Alopecia botak areata L 63. 0; L 63. 1; l 63. 8 dan L 63. 9 L 63. 2 Ophiasis ophiosis = alopecia areata > children Androgenic alopecia Other nonscarring hair loss Cicatrical alopecia [Scarring hair loss] Hair colour and hair shaft abnormalities Diagnosis botak hendaknya dijelaskan causanya. 25 Lanjutan -2 [548 -550] L 67 Hair colour and hair abnormalities Warna rambut dan abnormalitas rambut Excl. monilethrix Q 84. 1 pili annulati Q 84. 1 telogen effluvium L 65. 0 L 67. 0; L 67. 1 dan L 67. 8; L 67. 9 L 68 Hypertrichosis Rambut terlalu lebat Incl. . . . Excl. . . . L 68. 0 dan L 68. 1 ada Use addit. external …. L 68. 2; L 68. 3 dan L 68. 8; L 68. 9 26 Lanjutan L 70 Acne Jerawat Excl. acne keloid L 73. 0 Masing digit ke 4 merinci tentang jenis jerawat. L 70. 0; L 70. 1; L 70. 2; L 70. 3; L 70. 4; L 70. 5 L 70. 8 Other acne dan L 08. 9 Acne unspec. L 71 Rosacea L 71. 0 Use additional external cause code Chap. XX, if desired, to identify drug, if drug induced L 71. 1 dan L 71. 8; L 71. 9 27 Lanjutan-3 L 72 Follicular cysts of skin and subcutaneous t. L 72. 0; L 72. 1; L 72. 2 dan L 72. 8; L 72. 9 L 73 Other Follicuar disorders L 73. 0; L 73. 1; L 73. 2 dan L 73. 8; L 73. 9 28 Lanjutan-4 L 75 Apocrine sweat disorders Excl. dyshidrosis [pompholyx] L 30. 1 hidradenitis suppurative [L 73. 2] L 75. 0; L 75. 1; L 75. 2 dan L 75. 8; L 75. 9 L 74 Ecrine sweat disorders Excl. hyperhydrosis R 61. - L 74. 0 Miliaria rubra biang keringat L 74. 1; L 74. 2; L 74. 3; L 74. 4; L 74. 8; L 74. 9 L 75 Apocrine sweat disorders Excl. . . . L 75. 0; L 75. 1; L 75. 2 dan L 75. 8; L 75. 9. 29 L 80 -L 99 Other disorders of the skin and subcutaneous tissue Gangguan lan pada kulit dan jaringan di bawah kulit [551 -556] L 80. X L 81 Vitiligo Gangg. UKK bercak putih-putih Gangguan terkait pigmentasi Excl . . . L 81. 0; L 81. 1 s/d L 81. 9 L 82. X Seborrhoeic keratosis Incl. . . . L 83. X Acanthosis nigricans Incl. . . . L 84. X Corns and callosities kulit menebal, kapalan Incl. . . . 30 Lanjutan L 85 Other epidermal thickening Excl. . . . L 85. 0 dan L 85. 1 ada Excl. . . L 85. 3 dan L 85. 8; L 85. 9 L 86*. X L 87 L 88. X Keratoderma in diseases classified els. Incl. follicular keratosis due to a vit. A xeroderma def. E 50. 8 Transepidermal elimination disorders Excl. . . . L 87. 0; L 87. 1; L 87. 2 dan L 87. 8; L 87. 9 Pyoderma gangrenosum Incl. . . 31 Lanjutan L 89 Decubitus ulcer Note . . . Incl. . . . Excl. . . . L 89. 0 Stage I; L 89. 1 Stage II; L 89. 2 Stage III; L 89. 3 Stage IV dan L 89. 9 L 90 Atrophic disorders of skin L 90. 0 dan L 90. 5 ada Excl. . . . L 90. 1; L 90. 2; L 90. 3; L 90. 4; L 90. 6; L 90. 8; L 90. 9 32 Lanjutan L 91 Hypertrophic disorders of skin L 91. 0 ada Excl. . . L 91. 8 dan L 91. 9 L 92 Granulomatous disorders of skin and subcutaneous tissue L 92. 0; L 92. 2; L 92. 3 dan L 92. 8; L 92. 9 L 92. 1 ada Excl. . . . L 93 Lupus erythematosus Use additional external cause. . Excl. . . . L 93. 0; L 93. 1 dan L 93. 2 33 Lanjutan-8 L 94 Other localized connective tissue disorders Excl. . . . L 94. 0; L 94. 1; L 94. 2; L 94. 3; L 94. 4; L 94. 5; L 94. 6 dan L 94. 8; L 94. 9 L 95 Vasculitis limited to skin, NEC Excl. . . . L 95. 0; L 95. 1 dan L 95. 8; L 95. 9 L 97. X Ulcer of lower limb, NEC Excl. . . . 34 Lanjutan L 98 Other disorders of skin and subcut. tissue, NEC L 98. 0; L 98. 1; L 98. 2; L 98. 3 dan L 98. 8; L 98. 9 L 98. 4, L 98. 5 dan L 98. 6 ada Excl. . . . L 99* Other disorders of skin and subcut. tissue pada penyakit terklasifikasi di bagian lain. code pasangan harus bertanda L 99. 0* Amyloidosis of skin L 99. 8* Other spec. disor. Of skin. . . 35 Latihan Soal • • • 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Trichorrhexis invaginata Botak androgen akibat obat Dermatitis kontak akibat kosmetik Psoriasis arthropathic Granuloma annulare Discoid lupus erythematosus Focal oral mucinosis Acute dermatitis sehabis makan fresh seafood Jaringan parut keloid berat akibat jerawat Penebalan dinding epidermal akibat gangguan kulit hipertrofi 36 Lanjutan • 11. Bedah plastik jaringan parut luka bakar yang terjadi 2 tahun sebelumnya • 12. Kiste pada skrotum • 13. Sinus pilonidal disertai abscess • 14. Keloid jaringan parut • 15. Akne rosasea • 16. Abses anggota badan kanan • 17. Ulkus dekubitus • 18. Keratosis seboroik • 19. Kuku jari kaki tumbuh ke dalam terinfeksi • 20. Hidradenitis suppurativa. 37 Jawaban Soal Latihan • • • 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Trichorrhexis invaginata L 67. 0 Botak androgen akibat obat L 64. 0 Dermatitis kontak akibat kosmetik L 25. 0 Psoriasis arthropathic L 40. 5 L 90. 5 M 07. 3* 9 Granuloma annulare L 92. 0 Discoid lupus erythematosus L 93. 0 Focal oral mucinosis L 13. 7 Acute dermatitis sehabis makan fresh seafood L 27. 2 Jaringan parut keloid berat akibat jerawat L 73. 0 Penebalan dinding epidermal akibat gangguan kulit hipertrofi L 91. 8 38 Lanjutan • 11. Bedah plastik jaringan parut luka bakar yang terjadi 2 tahun sebelumnya Z 42. 9 L 90. 5 T 95. 9 • 12. Kiste pada skrotum L 72. 9 Y 87. 2 • 13. Sinus pilonidal disertai abscess L 05. 0 • 14. Keloid jaringan parut L 91. 0 • 15. Akne rosasea L 71. 9 • 16. Abses anggota badan kanan L 02. 2 • 17. Ulkus dekubitus L 89 • 18. Keratosis seboroik L 82 • 19. Kuku jari kaki tumbuh ke dalam terinfeksi L 60. 0 • 20. Hidradenitis suppurativa. L 73. 2 39 40 KKPMT IV SESI 4 SOAL LATIHAN MANDIRI ICD-10 CHAPTER XII 41 SOAL LATIHAN MANDIRI 1. 2. 3. Gatal pada kulit kepala karena alergi terhadap obat cat rambut Kelopak mata bengkak setelah minum aspirin Bisul pada ketiak, akibat infeksi kuman Streptokokal 4. Bullous kronik pada anak usia 7 tahun 5. Pemphigus, bayi baru lahir 6. Gatal-gatal pada muka sehabis makan udang 7. Biang keringat pada anak 5 tahun 8. Subacute cutaneous LE 9. Abces kuku karena menusuk ke dalam kulit 10. Alopecia pada bapak-bapak 11. Merah meradang pada daerah pantat akibat pampers bayi 12. Kontak eksim akibat irritasi minyak mobil No No No No 42 JAWABAN SOAL-SOAL LATIHAN MANDIRI 1. Gatal pada kulit kepala karena alergi terhadap No L 23. 2 atau obat cat rambut 196 [538] due to dyes No L 23. 4 2. Kelopak mata bengkak setelah minum aspirin No H 01. 0 79 [380] [964] No H 01. 1 Y 45. 1 3. Bisul furuncle/abscess pada ketiak, akibat infeksi kuman Streptococcal 293 see also Abscess 17 -18 [533 532] Use additional code … L 02. 4 B 95. 5 Apabila node-limfatiknya terkena maka L 04. 2 4. Bullous kronik pada anak usia 7 tahun No L 13. 9 dermatitis bullous 196 [537] Apabila causanya adalah suatu penyakit …. L 14* 5. Pemphigus, bayi baru lahir 505 [532] No L 00 Perhatikan juga keterangan pada Incl. . . . Excl. . . . [532] 43 JAWABAN SOAL-SOAL LATIHAN MANDIRI 6. Gatal-gatal pada muka sehabis makan udang No L 27. 2 Dermatitis 195 196 [541]. Perhatikan rincian dermatitis. 7 Biang keringat pada anak 5 tahun Miliaria alba 425 [550] No L 74. 1 8. Subacute cutaneous LE 403 [554] No L 93. 1 9. Abces kuku karena menusuk ke dalam kulit No L 03. 0 20 [534] 10. Alopecia pada bapak-bapak 41 [547] No L 64. 9 Baca includes pada L 64 male-pattern baldness 11. 12. Merah meradang pada daerah pantat akibat pampers bayi rash, napkin 549 [538] Kontak eksim akibat irritasi minyak mobil 245 196 [539] No L 22 No L 24. 1 44 Uploaded byManto Rossi 0% found this document useful 0 votes2K views6 pagesDescriptionicd 10 kulitCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes2K views6 pagesICD 10 KulitUploaded byManto Rossi Descriptionicd 10 kulitFull descriptionJump to Page You are on page 1of 6Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 4 to 5 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Icd 10 Ina DRG Penyakit Kulit Dan Kelamin100% found this document useful 1 vote10K views1 pageOriginal TitleIcd 10 KulitCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote10K views1 pageIcd 10 Ina DRG Penyakit Kulit Dan KelaminOriginal TitleIcd 10 KulitJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

kode icd 10 infeksi kulit